Cara Mudah Agar Wiper Mobil Tidak Berisik Saat Hujan

Posted on

Musim hujan tiba, tapi suara “decit‑decit” dari wiper mobil justru mengganggu kenyamanan berkendara? Masalah seperti ini kerap dialami pemilik kendaraan, terutama ketika wiper mulai sering digunakan. Jika Anda sering mendengar suara berisik atau gesekan kasar dari wiper saat kaca disapu, jangan buru‑buru mengganti wiper — karena dengan perawatan sederhana, Anda bisa membuat wiper kembali halus dan senyap. Artikel ini membahas langkah‑langkah praktis untuk mengatasi wiper mobil berisik saat hujan, dengan biaya minimal dan tanpa keahlian mekanik.

wiper mobil berisik

Kenapa Wiper Mobil Bisa Berisik?

Sebelum masuk ke cara mengatasi, penting memahami penyebab mengapa wiper bisa berbunyi saat digunakan. Berikut faktor‑faktor umum yang sering menjadi sumber masalah:

  • Karet wiper sudah mengeras atau aus — Seiring waktu dan paparan sinar matahari maupun cuaca, karet wiper bisa kehilangan kelenturan, mengeras atau retak, sehingga saat menyapu kaca menimbulkan gesekan kasar.
  • Kaca depan mobil kotor, berminyak, atau berdebu — Debu, minyak, residu pembersih, atau kotoran lain yang menempel pada kaca akan menghambat sapuan wiper dan menyebabkan suara gesekan saat karet melintasi permukaan kaca.
  • Bilah wiper dan arm (lengan) kurang terpasang dengan tepat — Bila sudut atau tekanan arm wiper tidak rata, karet tidak menyentuh kaca dengan sempurna, menyebabkan sapuan tidak mulus dan menimbulkan suara.
  • Permukaan kaca terlalu kering saat wiper digunakan — Menggunakan wiper pada kaca kering atau tanpa semprotan cairan wiper dapat menyebabkan gesekan keras antara karet dan kaca, menyebab suara.
  • Bilah wiper sudah terlalu lama atau kualitasnya menurun — Semakin lama pemakaian, elastisitas karet berkurang dan mutu sapuan menurun, sehingga paling baik mengganti bila sudah parah.

Cara Praktis Mengatasi Wiper Mobil Berisik

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut sejumlah langkah sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri agar wiper mobil tidak lagi berisik saat hujan:

1. Bersihkan kaca depan dan karet wiper secara menyeluruh

Seringkali debu, kotoran, atau sisa minyak/polish pada kaca membuat sapuan wiper menjadi kasar. Gunakan pembersih kaca (glass cleaner) yang bebas amonia dan kain mikrofiber untuk mengelap kaca sampai bersih.
Begitu juga karet wiper — angkat bilah wiper dari kaca, lalu bersihkan karet dengan kain lembut dan air sabun hangat atau alkohol isopropil. Pastikan tidak ada pasir, debu, atau residu yang tersisa.

2. Pastikan kaca tidak kering saat wiper digunakan

Jangan jalankan wiper saat kaca mobil dalam keadaan kering. Sebaiknya semprotkan cairan washer atau air agar kaca sedikit lembab sebelum wiper dioperasikan — ini membantu meredam gesekan dan mencegah suara decit.

3. Periksa kondisi karet wiper — lembutkan atau ganti jika sudah keras

Jika karet wiper sudah terasa keras atau kaku saat disentuh, itu indikasi bahwa usianya sudah mendekati habis. Anda bisa mencoba melembutkannya dengan cara mengoleskan sedikit pelumas berbasis silikon, baby oil, atau cairan khusus karet wiper — lalu pijat perlahan agar cairan meresap.
Namun jika karet sudah retak, getas, atau banyak bagian aus — sebaiknya ganti wiper dengan yang baru agar hasil sapuannya optimal.

4. Atur sudut & tekanan arm wiper agar menyentuh kaca secara rata

Kesalahan pemasangan atau arm wiper yang bengkok / longgar dapat membuat bilah wiper “berdiri miring”, sehingga sapuan tidak mulus dan menimbulkan suara. Periksa posisi arm — pastikan bilah menempel rata pada kaca. Bila perlu, sedikit luruskan atau sesuaikan sudutnya.

5. Gunakan cairan washer dan pelumas karet secara berkala

Cairan washer yang berkualitas serta pelumas karet (silikon, baby oil) membantu menjaga kelembutan dan kelenturan karet wiper. Dengan perawatan rutin seperti ini, karet wiper tidak cepat mengeras, sehingga sapuan tetap licin dan tenang saat hujan.

6. Ganti bilah wiper paling tidak setiap 6–12 bulan — atau saat sudah aus

Bilah wiper memiliki masa pakai. Jika sudah lebih dari 6–12 bulan, atau Anda mulai mendengar suara tidak normal, sapuan tidak rata, atau area kaca tidak tersapu sempurna — sebaiknya ganti bilah wiper dengan yang baru. Ini investasi kecil untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara saat hujan.

Tips Tambahan untuk Merawat Wiper Agar Awet

  • Hindari memarkir mobil terlalu lama di bawah sinar matahari langsung. Paparan panas membuat karet cepat mengeras.
  • Rutin cuci kaca depan — terutama setelah melewati hujan besar atau setelah semprot polish
  • Gunakan cairan washer berkualitas, bukan air biasa — agar tidak meninggalkan residu yang mempercepat pengerasan karet
  • Periksa kondisi arm dan engsel wiper secara berkala — pastikan tidak ada karat atau kelonggaran
  • Ganti bilah sebelum musim hujan berat, agar saat hujan wiper sudah dalam kondisi prima

Dengan mengikuti langkah‑langkah di atas, Anda bisa mengatasi masalah wiper mobil berisik tanpa harus langsung mengganti wiper — cukup dengan pembersihan, pelumasan, dan penyesuaian sederhana. Wiper senyap = kenyamanan berkendara lebih baik, terutama saat hujan deras.

Baca Juga: Penyebab Mobil Boros Bensin serta Solusinya

Semoga panduan ini membantu Anda menjaga wiper mobil tetap halus dan senyap — selamat merawat mobil dan aman dalam hujan!

Visited 4 times, 1 visit(s) today